PERJALANAN MANUSIA BERDAKI
/
0 Comments
SENIN, 30 DESEMBER 2013
Tahun baru kali ini, gue dan teman-teman gue yang pastinya tak asing buat lo (terutama, Candra). membuat rencana untuk pergi merayakan tahun baru..
KAMI semua berencana untuk pergi ke sebuah pantai yang terletak amat sangat jauh, CARITA BEACH yang tepatnya di... (liat sendiri di google maps!). kita semua berangkat pada pukul 20.35 WIB hari Senin, 30 Desember 2013 kemarin. Sebuah rencana liburan yang seperti biasa terjadi. yaitu, RIBETS! , kembali menyelimuti hidup gue. Acara yang tersusun tak jelas serta entah kemana, akhirnya terlaksanakan juga.
Gue, Candra, Krisna dan Ita berkumpul di rumahnya Candra dan bersiap menjemput Susi di kost'annya. Awalnya, Susi tidak berniat buat ikut karena salah satu temannya, Hana. gak dibolehin ikut sama bokapnya (akhirnya, bokapnya yang kita ajak.. Hana-nya enggak!). perjalanan ke lokasi Susi cukup berkesan. Candra yang memiliki bakat tukang ngaret, akhirnya di maklumi oleh Susi. setibanya di lokasi Susi, tempatnya sangat sepi tak berpenghuni. Mau manggil atau diam juga serbah salah. kalo manggil gak enak sama tetangga, kalo diam Susi gak kluar-kluar. ya, untungnya Susi keluar (dengan wajah cemberut lama nungguin kita). Akhirnya, kami ber.. (ngitung dlu)...., BERLIMA! bergegas berangkat menuju lokasi. waktu itu tepat pukul 23.00 WIB kami berangkat dari Rawamangun, Lokasi Susi.
*SKIP ROAD*
SELASA, 31 DESEMBER 2013
Setibanya kami di daerah Carita, kami semua mencari sebuah penginapan yang strategis, nyaman, aman, serta, MURAH~. hal yang menarik dan hal perdana buat gue dalam berpergian... disana itu semua serba menggunakan uang.., mau kencing aja harus bayar 2 ribu.. buang air besar 5 ribu.. untungnya gue ada member Disscount 15% di setiap WC umum.
HOTEL VEGAS CARITA BEACH.
Ya, tempat itu adalah tempat penginapan kami berlima. harga murah, tempat strategis, halaman belakang ada kolam renang (kalo mau renang , bawa air sendiri), dan langsung terhubung oleh pantai. Kami menemukan penginapan tersebut tepat sekitar pukul 09.00 AM pagi (gak tau waktu disana itu apa. WIB ato WITA/ apalah~). kami berlima bergegas istirahat dan bangun siang hari untuk mempersiapkan acara barberque nanti malam. seperti biasa, gue gak terlalu bisa tidur selain dirumah. jadi, gue memutuskan untuk berkeliling sekitar pantai untuk beradaptasi.
Bermodalkan handfree hitam dengan superbass, sebungkus rokok, sebotol air mineral, dan smartphone canggih, gue duduk disebuah kursi keramik yang menghadap pantai. menikmati hembusan angin dan suara ombak yang mendayu-dayu, membuat gue berimajinasi berlebihan. gue berdiri di pinggir pantai menunggu aliran ombak menghampiri gue, dan bergaya macam Avatar pengendali Air... sangat menyenangkan!
Kaki kiri di celupkan~, Kaki kanan dicelupkan.... Air datangg~!!!, Senam yang sudah-sudahlah..Jengjeett~ #SING
Kejadian lucu dan tak masuk akal kembali terjadi.. Ada tukang otak-otak datang menghampiri gue menawari otak-otak seharga 2 ribu rupiah. Otak2 yang cukup besar dengan harga murah, membuat gue tergoda.
"Mas..otak-otaknya...? dua ribu rupiah aja.. | Okeh bang..gue beli 10 ribu.."
Setelah gue bayar, dan abangnya menyisihkan 5 otak-otak terbungkus daun pisang, gak tau kenapa, si abang langsung bergegas meninggalkan gue dan menghilang dengan sekejap. gak mikirin hal tersebut, gue langsung dengan semangat membuka daun pisang yang berisi otak-otak tersebut dengan jeripayah kesulitan membuka setiap lapisan daun pisang... ternyata, Otak-otaknya kecil banget!, hampir seukuran 2 kali Kuku jempol gue.. ! gue merasa tertipu~
Meski ngedumel dalem hati, tapi mulut tetap mengunyah menikmati~ (Ciri-ciri Munafik!)
Setelah selesai memakan otak-otak tersebut (Bukanya 15 menit, makannya 15 detik~). kembali ada seorang mas-mas datang menghampiri gue sambil membawa sebuah buku besar penuh dengan gambar2..! kalo dari wajahnya! dia si tukang otak2 tadi..
"Mas.. tatto mas.. satu bulan ilang.. | Lah,. abang yang tadi jualan otak2 kan ye ? | Bukan mas.. itu sodara saya. . | ohh... | tatto mas.. satu bulan ilang.. murah.. bisa tulis nama Mertua~ | Bikinin gue teks proklamasi dalam bahasa alay di punggung gue... bisa ? | (abangnya diam sejenak, dan berkata) .. Otak-otaknya mas~ | BAHH!! DIA BERUBAH!!!"
berhubung bosan dengan hal tersebut, gue langsung beranjak dan balik ke kamar.
semua teman-teman gue tertidur lelap dengan berbagai macam khas. ada yang tidur diem tak bergerak, tidur sambil mengigau, bahkan ada yang tidur sambil mendengkur yang sempat gue pikir itu suara Babi di sembelih~.
dan akhirnya~
TIDAK PATUT DICERITAKAN..Nyeselkan bacanya ?~
bye! *pppffffffffttt


